Bolehkah ibu hamil makan seblak pedas?

Apakah wanita hamil boleh makan seblak? Apakah makan seblak berbahaya bagi ibu hamil? Rasa yang pedas, belum lagi tambahan bahan penyedap makanan dalam pembuatan seblak, ditambah saus supaya rasanya lebih nikmat, apakah itu aman dikonsumsi oleh ibu hamil?

Seblak merupakan makanan favorit banyak orang. Harganya murah, mudah didapat, makanan yang khas dengan rasa pedas ini digemari banyak orang, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Jenis seblak pun bermacam-macam. Ada seblak biasa, ada seblak ceker, seblak kwetiau, dan sebagainya.

Seblak bisa dijadikan sebagai makanan pengganti nasi, atau sebagai lauk makan nasi. Tapi, apakah aman kalau ibu hamil baik hamil muda maupun hamil tua makan seblak?

Mengonsumsi Makanan Pedas bagi Ibu Hamil
Umumya seblak berasa pedas. Meski seblak tidak harus dikasih sambal atau saus supaya tidak pedas, tapi rasanya kurang kalau makan seblak tapi tidak ada rasa pedasnya.

Menurut dokter spesialis kandungan dan kehamilan Mary Lake Polan, M.D., dikutip dari babycenter.com, makanan pedas aman untuk bayi dalam kandungan. Namun, makanan pedas dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, khususnya bagi yang tidak biasa mengonsumsi makanan pedas. Banyak wanita hamil mengalami heartburn (sensasi perih dan panas di dada), dan makanan pedas dapat memperburuk kondisi tersebut.

Jadi, mengonsumsi makanan pedas selama kehamilan tidak apa-apa, tidak berbahaya untuk bayi dalam kandungan. Namun, sebaiknya dibatasi. Terlalu banyak makan makanan pedas bisa menyebabkan perut mules. Makanan pedas juga dapat memperburuk kondisi heartburn sehingga membuat ibu hamil tidak nyaman.

Penggunana MSG pada Pembuatan Seblak
MSG atau micin atau penyedap rasa merupakan bahan yang biasa ditambahkan dalam masakan, tak terkecuali dalam pembuatan seblak. Apakah MSG aman untuk ibu hamil? Pada umumnya, MSG aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, ini bukan berarti ibu hamil boleh mengonsumsi MSG secara berlebihan.

Saus Kemasan
Dalam pembuatan seblak, seringkali ditambahka saus, sehingga warnanya tampak lebih merah. Selain menambah rasa, saus juga bisa menjadi pewarna. Namun, karena yang digunakan adalah saus kemasan, bukan cabai segar, maka keamanannya perlu diperhatikan. Saus kemasan biasanya menggunakan bahan pengawet dan bahan pewarna. Ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet.

Wadah kemasan
Selain bahan-bahan yang digunakan, kemasan juga perlu diperhatikan. Banyak penjual seblak yang menggunakan wadah gelas plastik yang biasanya digunakan untuk es. Ada juga yang menggunakan sterofoam. Padahal kedua wadah tersebut tidak cocok untuk makanan panas. Jika wadah tersebut digunakan sebagai wadah untuk makanan panas, kandungan zat kimia berbahaya di plastik bisa bercampur dengan makanan. Selain itu, minyak pada makanan juga bisa menyebabkan makanan terkontaminasi dengan zat kimia dari plastik. Tentu efeknya tidak baik jika zat kimia tersebut tercampur dengan makanan, kemudian makanan itu dikonsumsi.

Sayangnya, masih banyak penjual seblak yang menggunakan kemasan seperti ini. Ini bukan mendiskreditkan penjual seblak. Memang harga kemasan seperti itu lebih murah, dibandingkan dengan harga kemasan yang lebih aman untuk makanan panas dan berminyak. Namun, kesehatan menjadi risikonya.

Nah, dengan mempertimbangkan beberapa hal tadi, seblak bisa jadi aman dikosumsi oleh ibu hamil, asalkan tidak menggunakan saus. Selain itu, sebaiknya bawa wadah sendiri dari rumah, seperti piring atau mangkok berbahan kaca sebagai wadah seblak. Selain itu, meski boleh mengonsumsi makanan pedas selama masa kehamilan, sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

referensi:
https://www.alodokter.com/amankah-konsumsi-msg-saat-hamil
https://www.babycenter.com/404_is-it-safe-to-eat-spicy-foods-during-pregnancy_1246919.bc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *